FOR KNOWLEDGE AND HUMANITY   |  

RESEARCH TRAINING

Dari Workshop Latihan Penulisan Laporan

Dilaporkan oleh Sudiarto (Program Officer Yayasan Interseksi)

workshop


Berselang dua bulan sejak Workshop Persiapan Penelitian, para peserta pelatihan kembali mengikuti rangkaian Workshop Penulisan Laporan yang diselenggarakan pada tanggal 3-5 Mei 2011, di GG House Happy Valley, Gadog, Bogor. Dari delapan peserta, salah satu peserta dari Aceh, M. Syuib Hamid (Musyu), tidak dapat ikut karena belum menyelesaikan laporan penelitian pada tenggat waktu yang sudah ditentukan. Dalam sesi brainstorming, Direktur Yayasan Interseksi, Hikmat Budiman, memberi apresiasi kepada para peserta yang masih mempertahankan integritasnya, dan berani mempertanggungjawabkan secara ilmiah temuan-temuan dalam penelitian yang sudah dikerjakan. Bagi Interseksi, program pelatihan ini ditujukan kepada para peserta sendiri, para peneliti muda, dan merekalah yang berhak mendapatkan credit point dari karya penelitiannya.
Usai istirahat dan makan siang, secara maraton ketujuh peserta mempresentasikan laporannya dengan dipandu oleh Nico Harjanto dari CSIS (Center for Strategic and International Studies). Read More...
Comments

Workshop Penulisan Laporan



mini_banner


Setelah mengikuti Workshop Persiapan Pelatihan (22-25 Februari 2011), Praktek Penelitian Lapangan (1-31 Maret 2011) dan Penulisan Laporan (1-26 April 2011), sebagai tahap selanjutnya dari Program Pelatihan Penelitian Demokrasi dan Diversitas Kultural Angkatan III Tahun 2011, Yayasan Interseksi akan mengadakan Workshop Penulisan Laporan Penelitian pada tanggal 3-5 Mei 2011, bertempat di GG House Happy Valley, kawasan Gadog, Bogor, Jawa Barat. Dalam sesi-sesi Workshop, Laporan Penelitian yang disusun oleh masing-masing peserta program akan dipresentasikan untuk dibahas dan diperbaiki.

klik pada masing-masing gambar untuk melihat peta/denah yang lebih besar

peta_gghouse                       denahGGhouse



Peserta workshop juga akan mengikuti sesi materi Standar Bahasa Indonesia dalam Penulisan Akademik yang disampaikan oleh Ngarto Februana (Tempo Interaktif). Workshop juga akan dipandu oleh narasumber Dr. Nico Haryanto dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan para peneliti dari Yayasan Interseksi.

Selesai Workshop, peserta akan diberi kesempatan untuk Perbaikan Naskah Laporan Penelitian sampai tanggal 5 Juni 2011 sebelum penyuntingan untuk keperluan publikasi.

Hal-hal Penting untuk Peserta Program

Sebelum mengikuti Workshop, seluruh peserta terpilih Program Pelatihan Penelitian Demokrasi dan Diversitas Kultural Angkatan III Tahun 2011 diharapkan memperhatikan hal-hal berikut:
  • Catat nomor-nomor ini: 08990033422 (Hendra), Sudi (0817816994), dan 0813 85 177 359 (Dindi).
  • Pastikan Anda selalu membawa Kartu Identitas (KTP atau SIM)
  • Pastikan bahwa Anda sudah tiba di Jakarta paling lambat 22 Februari 2011 pagi dan berkumpul di kantor Yayasan Interseksi pukul 09:00 WIB untuk berangkat bersama panitia menuju lokasi. Rute menuju kantor Yayasan Interseksi bisa dilihat di bawah ini. Jika Anda berangkat sendiri menuju lokasi, rute menuju lokasi Workshop bisa dilihat di peta berikut. Sebagai catatan, agenda Workshop adalah bagian integral dari keseluruhan program yang wajib diikuti dari awal sampai akhir.
  • Untuk memudahkan administrasi penggantian biaya, pastikan bahwa Anda membawa Invoice atau bukti pembelian tiket, dan tiket serta Boarding Pass yang sudah Anda gunakan dan menyerahkannya kepada panitia.
  • Pastikan bahwa Anda membawa komputer Laptop.
  • Jika Anda membutuhkan obat tertentu, pastikan Anda membawanya dan, kalau mungkin, membawa salinan rujukan dokter tentang obat tersebut.
  • Mempersiapkan perlengkapan P3K akan sangat bermanfaat ketika Anda berada di lapangan
  • Pastikan bahwa Anda membawa semua perlengkapan pakaian secukupnya.
  • Jika Anda mengikuti pola diet makanan tertentu, pastikan bahwa Anda telah memberitahukan kepada panitia
  • Selalu jaga kesehatan Anda

Rute Menuju Kantor Yayasan Interseksi

  • Dari Bandara Soekarno Hatta: Naik Damri (Angkutan Khusus Bandara) jurusan ke Pasar Minggu (tiket Rp 20.000), turun di Pasar Minggu, ganti Metro Mini 75 (minibus warna merah) jurusan Pasar Minggu-Blok M atau angkot mikrolet 04 (warna putih-coklat) jurusan Pasar Minggu-Depok (ongkos Rp 2.000) arah ke Depok, turun di perlintasan kereta api Poltangan (seberang Kompleks AL Rawa Bambu), jalan kaki menyeberang rel ¬†kereta api ke Kompleks BATAN (ada Taman Kanak-kanak BATAN).
  • Dari Stasiun Gambir: Naik bajaj ke Stasiun Juanda atau Stasiun Gondangdia (ongkos Rp 5.000), naik KRL Jabotabek kelas AC Ekonomi jurusan Bogor atau Depok (tiket Rp 5.500), turun di Stasiun Tanjung Barat, naik angkot mikrolet 04 (warna putih-coklat) jurusan Pasar Minggu-Depok (ongkos Rp 2.000) arah ke Pasar Minggu, turun di depan Kompleks BATAN (ada Taman Kanak-kanak BATAN).
  • Dari depan Kompleks BATAN masuk sekitar 200 meter ke dalam, belok kanan, sebelum Masjid / Sekretariat RT / Lapangan Voli, rumah Blok E-17.
  • Kalau Anda menggunakan Taxi Anda hanya tinggal meminta diantarkan ke lokasi kantor Interseksi kepada pengemudi. Pastikan Anda memilih Taxi dari perusahaan yang dapat dipercaya.
  • Alamat Yayasan Interseksi: Kompleks BATAN Blok E/17 Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 Tel: 021-78839335 Contact Person: Dian (085719112819), Shobah (085691011886), Sudi (0817816994)
Comments

Dari Workshop Pelatihan Penelitian 2011

Sudiarto, Program Officer The Interseksi Foundation

confusion


Hujan deras mengguyur Jakarta ketika rombongan para peneliti muda peserta Pelatihan Penelitian Demokrasi dan Diversitas Kultural Angkatan III Tahun 2011 akan berangkat menuju lokasi workshop di GG House Happy Valey, kawasan Gadog, Bogor. Peserta berjumlah delapan orang, termasuk Indriani Widiastuti, atau biasa dipanggil Dindie, Program Officer Interseksi yang untuk angkatan sekarang dilibatkan sebagai peserta. Seorang peserta yang lolos seleksi, Dana Prima Tarigan dari Sirulo Community Medan (SCM), tidak bisa mengikuti rangkaian workshop, hingga diputuskan dibatalkan sebagai peserta program. Turut serta dalam rombongan, Ingwuri Handayani (Desantara) dan Kristina Viri dari ANBTI (Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika) yang merupakan alumni pelatihan penelitian Interseksi angkatan pertama dan kedua. Read More...
Comments

Workshop Persiapan Penelitian

Sebagai tahapan awal dari Program Pelatihan Penelitian Demokrasi dan Diversitas Kultural Angkatan III Tahun 2011, Yayasan Interseksi akan mengadakan Workshop Pelatihan Pembuatan Rencana Penelitian yang akan diadakan pada tanggal 22-25 Februari 2011, bertempat di GG House Happy Valley, kawasan Gadog, Bogor, Jawa Barat. Dalam sesi-sesi Workshop, draft Rancangan Penelitian yang diajukan oleh masing-masing peserta program akan dipresentasikan untuk dibahas dan diperbaiki. Pada sesi Literatur Review dan Problem Statement, peserta akan dipandu untuk membuat tinjauan pustaka dan perumusan masalah dari draft Rancangan Penelitian yang diajukan, untuk kemudian dipresentasikan kembali. Kemudian pada sesi terakhir, peserta akan dipandu untuk latihan membuat pertanyaan serta lembar jawaban (answer sheet) yang akan menjadi acuan selama Praktek Penelitian Lapangan. Read More...
Comments

Pengumuman Seleksi Peserta Training Riset 2011

BREAKING NEWS:
Peserta dari Serikat Nelayan Indonesia tidak dapat mengikuti kegiatan workshop persiapan penelitian. Karena setiap peserta tanpa kecuali wajib mengikuti seluruh tahapan kegiatan, dan workshop pelatihan merupakan aktivitas yang sangat penting dalam rangkaian program ini, maka Sdr. Budi Laksana dinyatakan batal sebagai peserta terpilih. Sebagai gantinya, kami memilih calon peserta lain, yaitu Sdr. Muhammad Aly Taufiq dari GANDI, Jakarta.

creativity
Sejak dibukanya rekrutmen untuk peserta Program Pelatihan Penelitian Demokrasi dan Diversitas Kultural Angkatan III Tahun 2011 pada 4 Januari hingga ditutup tanggal 10 Februari 2011 lalu, Yayasan Interseksi menerima cukup banyak aplikasi dari sejumlah lembaga, tersebar mulai dari Aceh, Padang, Medan, Makassar, Kalimantan dan Pulau Jawa. Cukup sulit untuk menseleksi sekian banyak aplikasi dan menetapkan 8 (delapan) orang calon yang lolos menjadi peserta program. Read More...
Comments