• Lima Hari Pertama di Cianjur: Sebuah Catatan Awal

    By on 20/06/2007

    Hari Pertama, Sabtu, 9 September 2006 Saya berangkat dari rumah di Pancoran Jakarta Selatan sekitar jam 8 pagi, jalan kaki sebentar, kemudian naik mikrolet 34, turun di Kalibata, kemudian naik Kopaja 57, turun di Terminal Kp. Rambutan. Setelah menunggu-nunggu dan bertanya ini itu tentang bis yang ke jurusan Cianjur, akhirnya saya putuskan untuk naik bis “Doa Ibu” jurusan Tasik. Kata

    Read more
    0
  • Catatan Singkat tentang Sejarah Komunitas Tolotang

    By on 20/06/2007

    Saat saya telah tinggal selama beberapa hari bersama komunitas tolotang, saya merasakan betapa komunitas ini mengalami sejenis trauma atas pengalaman sosial mereka di masa lalu. Dari berbagai percakapan dan bacaan saya atas sejumlah literatur, saya menemukan bahwa sejarah komunitas ini adalah sejarah tekanan dan intimidasi. Komunitas ini seolah dibentuk oleh intimidasi itu sendiri. Tidak mengherankan jika kemudian komunitas ini seolah

    Read more
    0
  • Minggu Pertama di Komunitas Tengger

    By on 20/06/2007

    Hari kedua sejak kedatanganku di Tengger, aku diajak oleh para pemuka dukun tengger untuk melakukan ritual pujan Kasada. Ritual ini dilakukan di Desa Wonokerso. Letaknya diatas gunung. Walau dapat dijangkau dengan hardtop, namun punggungku terasa patah, sebab hampir dua jam perjalanan jalanan seperti ikut offroad. Bagitu tiba ditempat ritual, oleh warga desa aku disambut sejajar dengan para dukun, sebab aku

    Read more
    0
  • “Apaan (Itu) Es Teh?”

    By on 20/06/2007

    Pertanyaan itu bukan dilontarkan oleh bocah yang belum akil balig, melainkan oleh seorang ibu penjual bakso. Di warungnya yang bertuliskan “pengusaha muslim”, aku memang berniat mampir menyantap bakso plus es teh. Eh, bukannya segera melayani ”rajanya” (kalo kita percaya pembeli adalah raja), dia justru memandang penuh tanya ke arahku. “Apaan (itu) es teh?”. Sontak saja aku tersadar kalo aku bukan

    Read more
    0
  • Dua Hari Bersama Uzair di Medan

    By on 20/06/2007

    Meskipun kedatangan saya tanggal 23-25 September yang lalu tidak untuk kepentingan interseksi, namun saya menyempatkan diri untuk melihat perkembangan Uzair melakukan penelitian di Parmalim, Sumatera Utara. Diam-diam saya mencermati bagaimana Uzair bekerja, dan membagi waktu tiga puluh hari sebaik mungkin untuk kemudian bisa menemukan masalah penelitian sebagaimana kita inginkan. Menurut cerita Uzair ia menghabiskan waktu pertama untuk beberapa hari di

    Read more
    0
  • Catatanku sebagai Evaluator Penelitian di Sumatera Utara

    By on 20/06/2007

    Sabtu, 7 Oktober 2006 Rencanaku ke Medan mengevaluasi proses penelitian Uzair memang aku rencanakan sesuai dengan Jadwal acara pernikahan putri Bapak Maruli Sirait –salah satu tokoh Parmalim di Sumatera utara yang katanya akan dilakukan hari hari senin, 9 Oktober 2006. Saya sengaja menyesuaikan jadwal ini biar kelak di lapangan kita bisa lebih akrab dengan Parmalim, terutama Uzair yang hanya menghabiskan

    Read more
    0