Workshop Pra-Produksi Video Dokumenter

 

Tgl. 9 – 16 Juni 2010, Yayasan Interseksi akan mengorganisir sebuah diskusi tentang relasi antar kelompok dan Workshop Pra-produksi Pembuatan Video Dokumenter. Dua aktivitas tersebut merupakan bagian awal dari pelaksanaan program Crossing Boundaries: Cross Culture Video Making Project for Peace 2010. Diadakan di GG House Happy Valley, kawasan Gadog, Bogor, Jawa Barat (lihat denah), Workshop dan Diskusi dimaksudkan untuk memberi pembekalan kepada para peserta program tentang substansi tema relasi antar kelompok dalam relasinya dengan upaya menciptakan dan memelihara perdamaian, dan pembekalan teknis pembuatan video untuk kebutuhan spesifik seperti itu. Lihat update Agenda Workshop terbaru.

Untuk pembahasan tematik, Workshop akan menghadirkan beberapa narasumber yang sudah sejak lama mendalami persoalan relasi antar kelompok di beberapa wilayah di Indonesia. Diskusi akan membahas aspek-aspek konseptual tentang relasi antar kelompok sosial dan problem diversitas kultural masyarakat Indonesia, dan aspek-aspek aktual yang terjadi pada beberapa lokasi yang akan dijadikan wilayah pembuatan video oleh peserta program ini (Medan dan Makassar). Tiga orang narasumber yang akan hadir dalam diskusi adalah Dr. P. M. Laksono, antropolog dari Universitas Gadjah Mada; Dr. Andi Halilintar Latief, antropolog dari Universitas Negeri Makassar, dan; Dr. Fikarwin Zuska, antropolog dari Universitas Sumatra Utara (Medan).

Semua peserta program diwajibkan melakukan presentasi tentang pengalaman mereka sendiri dalam kasus-kasus relasi antar kelompok di wilayahnya masing-masing. Selain diskusi tematik, seluruh peserta workshop juga akan dilibatkan dalam proses apresiasi film dalam bentuk pemutaran dan diskusi tentang beberapa film dokumenter.Pembekalan teknis akan meliputi pembahasan makalah-makalah konsep yang telah dibuat oleh masing-masing peserta program, dan penerjemahan konsep-konsep tersebut ke dalam langkah-langkah kerja pembuatan video dokumenter. Semua peserta program juga akan diberi pelatihan singkat penggunaan kamera video, dan rough editing selama di lapangan. Pembekalan akan dilakukan dalam dua cara: di dalam kelas, dan praktek lapangan di sekitar lokasi workshop.

HAL-HAL PENTING UNTUK PESERTA PROGRAM

Sebelum berangkat ke Jakarta, seluruh peserta terpilih program Crossing Boundaries: Cross Culture Video Making Project for Peace 2010 diharapkan memperhatikan hal-hal berikut:

  • Catat nomor-nomor ini: 08990033422 (Hendra) dan 0813 85 177 359 (Dindi).
  • Pastikan Anda selalu membawa Kartu Identitas (KTP atau SIM)
  • Pastikan bahwa Anda sudah tiba di Jakarta paling lambat tgl 9 Juni 2010 pagi.
  • Kalau Anda ingin berangkat sendiri ke lokasi Workshop, Anda bisa mengikuti petunjuk dalam posting sebelumnya.
  • Kalau Anda berencana berangkat bersama panitia, pastikan bahwa Anda sudah tiba di kantor Yayasan Interseksi paling lambat tgl. 9 Juni 2010, jam 13.30 WIB. Anda bisa melihat Rute menuju kantor Interseksi di halaman ini.
  • Pastikan bahwa Anda hanya membeli tiket pesawat untuk satu tujuan dari tempat Anda ke Jakarta. Tiket pulang ke kota Anda masing-masing akan disediakan oleh Yayasan Interseksi
  • Untuk memudahkan administrasi penggantian biaya, pastikan bahwa Anda membawa Invoice atau bukti pembelian tiket, dan tiket serta Boarding Pass yang sudah Anda gunakan dan menyerahkannya kepada panitia.
  • Pastikan bahwa Anda membawa komputer Laptop yang dilengkapi minimal dengan koneksi USB2 dan hard disk Internal berkapasitas minimal 200 GB.
  • Panitia akan menyediakan Hard disk eksternal berkapasitas 1 Terabytes dengan pilihan koneksi USB2, Firewire 1 dan Firewire 2. Maka pastikan bahwa laptop Anda mendukung salah satu standar koneksi tersebut.
  • Seluruh keperluan tiket untuk pergi dan pulang dari lokasi pembuatan video akan disediakan oleh Yayasan Interseksi
  • Jika Anda membutuhkan obat tertentu, pastikan Anda membawanya dan, kalau mungkin, membawa salinan rujukan dokter tentang obat tersebut.
  • Mempersiapkan perlengkapan P3K akan sangat bermanfaat ketika Anda berada di lapangan
  • Pastikan bahwa Anda membawa semua perlengkapan pakaian secukupnya. Penting dicatat bahwa secara keseluruhan Anda akan berada di luar kampung halaman Anda selama sekitar 4 (empat) minggu.
  • Jika Anda mengikuti pola diet makanan tertentu, pastikan bahwa Anda telah memberitahukan kepada panitia
  • Selalu jaga kesehatan Anda
The Interseksi Foundation is an independent not for profit organization. It was started in October 2001, as a series of discussions to capture the problems that Indonesian society faced after the demise of the New Order regime. Participants to the forum came from a large varieties of academic and professional backgrounds, each of whom had to write an individual paper related to the general theme of discussion, and was given enaugh time to make a presentation. To depict the intersection of ideas developed in the discussions, the series was then affectionately named Forum Interseksi.
0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>