FOR KNOWLEDGE AND HUMANITY   |  

Batas Akhir Penyerahan Makalah Forum Interseksi 2008

Setelah mengalami penundaan dari rencana semula tgl. 15-17 Maret 2008, Forum Interseksi 2008 positif akan dilaksanakan pada tgl. 17 - 19 Juni 2008 di Yogyakarta. Sebagai konsekwensi dari penundaan tersebut, tgl. batas akhir penyerahan makalah juga mengalami pengunduran dari semula tgl. 15 Maret 2008 menjadi tgl. 5 Juni 2008. Semua calon peserta yang telah menyerahkan abstrak makalahnya diharapkan dapat mengirimkan makalah lengkapnya sebelum atau selambat-lambatnya pada tgl. 5 Juni 2008.

Panitia juga masih membuka kesempatan kepada Anda yang tertarik mengikuti Forum Interseksi 2008 tapi belum menyerahkan abstrak makalah untuk langsung menyerahkan makalah lengkap pada tanggal tersebut di atas. Keputusan tentang calon peserta yang makalahnya lolos seleksi untuk jadi peserta Forum Interseksi akan diumumkan pada tgl. 7 Juni 2008. Karena itu, semakin cepat Anda mengirimkan makalah, semakin besar kemungkinan panitia bisa memeriksa makalah Anda secara lebih teliti.

Untuk informasi lebih lengkap tentang Forum Interseksi 2008, silakan browsing di halaman Forum Interseksi 2008.



Usulan Ide untuk Forum Interseksi

Pengantar Yayasan Interseksi:

Setelah pertemuan Bandung tgl 7-9 Juni 2007 yang lalu, Forum Interseksi berikutnya rencananya akan diadakan pada bulan Desember 2007 atau Januari 2008. Seperti biasa, tema Forum Interseksi akan diangkat dari hasil diskusi para pesertanya. Untuk menampung diskusi tersebut, maka mulai bulan Oktober 2007 ini situs INTERSEKSI.ORG akan memuat ide-ide yang dilontarkan oleh peserta forum agar bisa mendapat respon yang lebih luas.


Kaum Muda Indonesia Pasca Orde Baru
Posted by
Amin Mudzakkir



anak gaul

Fenomena menguatnya sentimen fundamentalisme dalam politik Indonesia pasca Orde Baru sering dipahami sebagian pengamat asing—dan juga domestik—dengan sikap gusar. Akan tetapi apa yang sesungguhnya disebut fundamentalisme tetaplah merupakan sesuatu yang mirip siluman: ia ada bagaikan bayangan hitam di balik rerimbun ingatan. Lalu para pengamat itu membuat teka-teki, konspirasi, dan teori: sebentuk usaha untuk menerka secara lebih ilmiah apa yang sesungguhnya disebut fundamentalisme itu. Masalahnya belum berhenti sampai di sini, sebab apa yang disebut politik Indonesia pasca Orde Baru pun masih menyimpan tanya: apakah ia merupakan era baru atau hanyalah sumpah serapah yang akhirnya akan mengisi keranjang sampah sejarah?

Tetapi baiklah, katakanlah saya tidak melanjutkan diskusi ini dan menganggap bahwa apa yang disebut fundamentalisme itu memang benar-benar ada, lalu apa yang hendak kita kerjakan?

Baca selanjutnya>>


My experience and comments on the Interseksi forum

by: Ronald Rwankangi

tell this story to a friend
the party is over
It has been a great experience being amidst resourceful people like you, though not really understanding what the discussions are about.

I like the arrangement of this forum, i call it a CAFE, it is a relaxed and a conducive environment for POWERFUL discussions. The relaxed environment give one a chance to freely express him or her self. There are no rules, instead there are freedom.

What can be done differently:
Powerful discussions emerge when people have created rapport(free with each other) with each other, i feel it would make a difference if on the first day the first session is dedicated to team building and leveling the ground.

I did not notice some strong disagreements and criticisms, this has multiple realities,

  1. people were not free to criticize or disagree, because they are not sure of the other sides reactions
  2. the presenters did their best. meaning the presentations were satisfying.
relaxing

The venue for the forum is outstanding, someone can not think of going to see a friend outside, its far from the city center, this was conducive for the discussions. Also other facilities like meals have been great.

It has been a great time being with you here, you have been so friendly and welcoming, despite my not understanding every part of the discussion, i felt i was part of the forum.

My coming here was to see how this forum functions, i was more interested in the processes, i like the relaxed discussions. I have improved on my bahasa Indonesia, i hope that the next forum i will be able to take an active part.

Terima kasih kepada Yayasan Interseksi, Pergerakan dan Inisiatif

Have remarkable lives.

SEE YOU AT THE NEXT INTERSEKSI FORUM.

Ronald Rwankangi
Conflict Resolution by Youth(CRY) Uganda
Institut Titian Perdamaian
rwankangi@titiandamai.org