FOR KNOWLEDGE AND HUMANITY   |  

Jemaah Ahmadiyah di Cianjur

Lima Hari Pertama di Cianjur

Technorati Profile
Posted by: Amir Mudzakkir
Anggota Tim Peneliti Hak Minoritas dan Multikulturalisme, Yayasan Interseksi.

Hari Pertama, Sabtu, 9 September 2006
Saya berangkat dari rumah di Pancoran Jakarta Selatan sekitar jam 8 pagi, jalan kaki sebentar, kemudian naik mikrolet 34, turun di Kalibata, kemudian naik Kopaja 57, turun di Terminal Kp. Rambutan. Setelah menunggu-nunggu dan bertanya ini itu tentang bis yang ke jurusan Cianjur, akhirnya saya putuskan untuk naik bis “Doa Ibu” jurusan Tasik. Kata seorang tukang warung, bis itu nanti akan lewat cianjur. Ongkosnya murah, demikian tukasnya. Saya segera bergegas, tanya lagi kondektur bis yang juga mengiyakan bahwa bis ini nanti akan lewat Cianjur. Kemudian saya naik dan duduk di bangku jajaran kedua. Bis itu ber-AC, sehingga pada awalnya saya merasa nyaman, tapi segera saja perasaan itu berubah setelah puluhan tukang asong menjajakan berbagai macam barang dan makanan ke atas bis. Saya jengkel tapi harus bagaimana lagi, sebab itulah fakta paling riil tentang Indonesia. Setelah menunggu beberapa saat, bis itu akhirnya berangkat. Penumpang hanya beberapa orang saja, tidak sesak. Plong rasanya. Baca selanjutnya>>